Panduan

A. Rasionalitas
Pendidikan adalah investasi paling berharga bagi seorang warga negara untuk menjadi aktor yang mandiri dan senjata paling ampuh bagi sebuah negara untuk menjadi entitas yang mensejahterakan. Meski pendidikan tidak menjamin seseorang sukses di masa depan, pendidikan dapat memastikan seseorang memiliki kemampuan bertahan hidup lebih baik karena memberikan peluang bagi seseorang untuk keluar dari keterbatasan intelektual, sosial, ekonomi, dan bahkan politik. Pendidikan yang dimaksud mencakup formal (pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar, pendidikan menengah, dan pendidikan tinggi), nonformal (pelatihan, pengembangan kompetensi), dan informal (pengasuhan keluarga dan pengembangan karakter oleh lingkungan).

Agung Widhianto yang berasal dari Panjer, Kebumen, yang selanjutnya dikenal dengan nama Agung Pandjer, merupakan salah seorang warga negara dari keluarga miskin yang telah membuktikan pentingnya pendidikan bagi dirinya untuk keluar dari keterbatasan finansial yang dihadapinya sejak kecil. Sejak bersekolah di SD Negeri 5 Panjer, Agung Widhianto memperoleh dukungan pendidikan hingga lulus. Hal ini ini juga dia peroleh ketika bersekolah di SMP Negeri 3 Kebumen melalui penerimaan sejumlah bantuan pendidikan hingga lulus. Hal yang paling kentara adalah pemberian Beasiswa Khusus Miskin (BKM) dan Beasiswa Alumni IKASMA 2004 saat dia menamatkan pendidikan di SMA Negeri 1 Kebumen. Beasiswa Alumni IKASMA 2004 ini menjadi beasiswa yang sangat menolongnya karena menjelang lulus, dia masih memiliki tanggungan biaya sekolah sekitar Rp 4.000.000. Dukungan pendidikan juga dia peroleh untuk menempuh studi S-1 di Departemen Ilmu Politik dan Pemerintahan, Universitas Gadjah Mada, dengan dukungan Beasiswa BIDIKMISI hingga lulus dengan predikat cum laude dan lulusan terbaik. Sebagai catatan, beasiswa BIDIKMISI yang memang dikhususkan bagi mahasiswa berprestasi dari keluarga miskin, tetapi untuk memperolehnya memerlukan upaya besar dalam melalui serangkaian seleksi. Pada kesempatan berikutnya, dia juga memperoleh beasiswa Swedish Institute Study Scholarship (SISS) dari Pemerintah Swedia untuk menempuh studi S-2 dengan 2 kualifikasi di Departemen Ilmu Politik, Universitas Umea, Swedia hingga lulus dengan predikat Pass with Distinction. Penting untuk dicatat bahwa beasiswa SISS tidak diperuntukkan secara khusus bagi mahasiswa miskin, melainkan mahasiswa berprestasi dari berbagai negara di dunia. Dengan semangat belajar yang tinggi, dia menempuh studi S-2 kembali untuk belajar kebijakan publik di School of Government and Public Policy (SGPP) Indonesia dengan dukungan beasiswa parsial dari Yayasan Indonesia Cerdas Unggul hingga lulus dengan predikat lulusan terbaik sekaligus valedictorian. Saat ini, dia menempuh studi S-3 pada program Doktor Kepemimpinan dan Inovasi Kebijakan di Sekolah Pascasarjana Universitas Gadjah Mada, dengan dukungan Beasiswa Unggulan bagi Masyarakat Berprestasi.

Agung Widhianto memiliki keyakinan bahwa miskin saja sudah dihina, apalagi sudah miskin diperparah dengan bodoh dan malas. Untuk itu, dia memiliki ambisi untuk membantu banyak orang agar dapat menempuh pendidikan setinggi mungkin sehingga dapat memperbaiki nasibnya, keluarganya, dan masyarakatnya. Melalui Beastudi Agung Pandjer (BAP), dia bertekad untuk menyisihkan sebagian dana yang dimilikinya dari pekerjaan profesionalnya sebagai Konsultan Tata Kelola, Kebijakan, dan Regulasi, untuk membantu anak-anak yang potensial dan berkomitmen agar terbantu dalam membiayai pendidikannya. Dana BAP juga tidak hanya berasal darinya, melainkan juga dapat berasal dari para donatur yang memiliki semangat serupa untuk berkontribusi bagi negara melalui pendanaan pendidikan.


B. Tujuan dan Bentuk BAP
1. Materiil
a. Mendanai iuran pendidikan, pembelian peralatan dan perlengkapan sekolah, pendanaan untuk pengembangan prestasi, dan/atau tabungan pendidikan.
b. Mendanai pelunasan seluruh atau sebagian tanggungan biaya sekolah menjelang kenaikan kelas dan/atau jenjang.
2. Immateriil:
a. Memperkuat karakter penerima melalui pembimbingan cara berpikir dan bertindak agar menjadi individu yang cerdas, santun, dan peka dimanapun berada melalui pertemuan rutin.
b. Pemberian beragam keterampilan hidup sehingga memiliki kemandirian untuk membangun kesuksesan melalui pengembangan kompetensi.


C. Besaran Beastudi

Jenjang Kelas Besaran Keterangan
Sekolah Dasar (SD) / Madrasah Ibtidaiyah 1-3 Rp200.000 per individu/per bulan sesuai kebutuhan dan ketersediaan anggaran
Sekolah Dasar (SD) / Madrasah Ibtidaiyah 4-6 Rp250.000 per individu/per bulan sesuai kebutuhan dan ketersediaan anggaran
Sekolah Menengah Pertama (SMP) / Madrasah Tsanawiyah (MTs) 7-9 Rp300.000 per individu/per bulan sesuai kebutuhan dan ketersediaan anggaran
Sekolah Menengah Atas (SMA) / Sekolah Menengah Kejuruan (SMK)
/ Madrasah Aliyah (MA)
10-12 Rp350.000 per individu/per bulan sesuai kebutuhan dan ketersediaan anggaran

D. Kriteria dan Pendaftaran Calon Penerima dan Donatur

Kriteria Cara Pendaftaran
Calon Penerima a. Berstatus pelajar SD, SMP, atau SMA sederajat
b. Berasal dari keluarga miskin ekstrem lebih diutamakan
c. Berstatus anak yatim, piatu, atau yatim-piatu lebih diutamakan
d. Memiliki prestasi akademik dan/atau non akademik lebih disukai
Mengisi formulir pendaftaran melalui beastudi.agungpandjer.com
Calon Donatur a. Berasal dari kalangan pengusaha, pemerintahan, tokoh masyarakat, atau individu
b. Berkomitmen memberikan donasi rutin minimal Rp 1.000.000 per bulan selama minimal 6 bulan
c. Bersedia mempercayakan pengelolaan dana untuk beastudi kepada pengelola
Mengisi formulir pendaftaran melalui kontak Whatsapp: 081225282194

E. Sumber Beastudi

Seluruh dana beastudi berasal dari sejumlah donatur yang memiliki kepedulian tinggi terhadap pendidikan dan kesejahteraan sosial masyarakat di Indonesia, khususnya mereka yang masih menempuh pendidikan.


F. Linimasa dan Teknis Penyelenggaraan

Kisaran Tanggal Tahapan Uraian Kegiatan
1-10 Pendaftaran Calon Penerima dan Penetapan Penerima
  • Calon penerima atau pihak yang mengenal calon penerima melakukan pendaftaran secara online melalui website
  • Tim Pengelola melakukan analisis dan prioritisasi terhadap calon penerima untuk asesmen kelayakan berdasarkan kuota yang tersedia
  • Tim Pengelola mengontak calon penerima atau pihak yang mengenal calon penerima untuk verifikasi dan validasi, termasuk kunjungan ke rumah atau sekolah calon penerima jika diperlukan
  • Tim Pengelola menetapkan calon penerima menjadi penerima
  • Penerima melengkapi berkas biodata, persetujuan orang tua/wali, dan kesediaan sebagai penerima
11-20 Penyaluran dan Pemanfaatan Dana
  • Donatur menyerahkan dana kepada Tim Pengelola
  • Tim Pengelola (dapat dibantu oleh pihak yang ditunjuk dan dipercaya) menyampaikan dana kepada penerima
  • Penerima menuliskan surat penerima yang ditujukan kepada donatur berisikan:
    - Hal yang paling membahagiakan bulan itu
    - Hal yang paling menyedihkan bulan itu
    - Pemanfaatan dana beastudi bulan sebelumnya
    - Ucapan/harapan untuk donatur
  • Tim Pengelola menyampaikan surat penerima kepada donatur
21-30/31 Evaluasi & Pelaporan
  • Tim Pengelola menyusun laporan penyelenggaraan bulan berjalan, mencakup realisasi penerima disertai dokumentasi, anggaran, surat penerima, dan refleksi
  • Tim Pengelola menyampaikan laporan penyelenggaraan bulan berjalan kepada donatur

G. Tim Pengelola

1. Pendiri dan Penanggung Jawab: Agung Widhianto
2. Pengelola Administrasi dan Kemitraan: Aan Febriani
3. Pengelola Keuangan dan Media: Abdul Hakim


H. Pernyataan Ketentuan

1. Keputusan pemberian dan penghentian beastudi merupakan hak mutlak pengelola.
2. Besaran dan periode pemberian bestudi bergantung pada kebutuhan spesifik penerima dan ketersediaan anggaran
3. Penerima beastudi wajib mematuhi seluruh ketentuan yang ditetapkan oleh pengelola.
4. Donatur beastudi berhak mendapatkan laporan penyelenggaraan secara rutin, akuntabel, dan transparan.
5. Pengelola dapat bekerja sama dengan sekolah, pemerintah desa, dan/atau pihak tertentu dalam penyelenggaraan beastudi.